Kisah Rufinda, Mantan Karyawan Laundry yang Jadi Pengusaha Laundry

Menjadi pengusaha laundry adalah impian Rufinda sejak ia bekerja sebagai karyawan laundry. Walau begitu, soal operasional laundry tetap harus ia pelajari semuanya dari nol.

 

Tahun 2008, Rufinda mulai bekerja sebagai karyawan laundry yang mengatur bagian keuangan. Setelah menikah dan punya anak, karena ingin fokus mengurus keluarga, tahun Rufinda memilih resign dari laundry tempat ia bekerja selama 3 tahun.

“Selama bekerja di laundry, saya sering kepikiran, kalau suatu saat saya ingin punya laundry. Tapi waktu itu modalnya belum ada. Akhirnya saya sedikit-sedikit kumpulin modal dari gaji saya sebagai investasi untuk suatu saat punya laundry sendiri,” kenang Rufinda.

Mimpi untuk punya laundry-nya pun terkabul setelah tiga tahun ia berhenti bekerja. Laundry tetangganya ingin dijual, akhirnya dengan modal sekitar 95 juta, ia beli laundry tentangganya tersebut, yakni Maewaz Laundry, yang berlokasi di Serpong. Namun, meskipun lama bekerja di laundry, tapi Rufinda tidak berada di bagian operasional laundry. Sehingga ketika benar-benar menjalankannya sendiri, banyak yang membuatnya kelimpungan.

“Saat itu karyawan yang ada cuma satu orang, di saat saya juga punya anak kecil. Sering saya harus terjun langsung ke laundry, ikutan nyuci, ikutan ngurusin semuanya. Kadang harus bawa anak ke laundry. saya mikir, kok gini banget ya? Harus ada dari outlet buka sampai outlet tutup, ngadepin komplain, dimaki pelanggan. Sedangkan saya juga di rumah nggak ada asisten rumah tangga. Jadi rasanya bener-bener kerepotan,” ujar Rufinda.

 

Baru mengikuti pelatihan laundry setelah 5 tahun jadi pengusaha laundry

pengusaha laundry

Tidak ada kata terlambat untuk belajar dari awal lagi dan meski sudah berpengalaman, bukan berarti pengusaha laundry tidak perlu lagi belajar. Semakin menjamurnya laundry kiloan di sekitar laundry Rufinda, ia pun ingin laundry-nya beda dari laundry kebanyakan di sekitar. Karena itu, ia pun mengikuti pelatihan laundry di Cleanlab Academy agar keahlian karyawannya bertambah.

“Dulu, banyak pelanggan mau cuci sepatu di laundry saya, tapi terpaksa saya tolak karena nggak berani. Nggak tahu gimana caranya laundry sepatu yang bener. Itulah mengapa saya merasa karyawan saya harus bisa laundry sepatu. Akhirnya saya ikutlah pelatihan laundry sepatu dari Cleanlab Academy.

Saya diajarin cuci berbagai jenis bahan sepatu, mulai dari sepatu kanvas, sepatu kulit, sampai kombinasi kulit dan kanvas. Dikasih tahu bersihinnya pakai apa. Saya baru tahu caranya nyuci sepatu yang betul itu ya dari Cleanlab Academy. Sekarang saya jadi lebih pede untuk nerima sepatu pelanggan,” ujar Rufinda.

Ingin nambah keahlian laundry stroller

Setelah sudah bisa cuci sepatu, Rufinda juga ingin laundry-nya bisa memenuhi permintaan pelanggan untuk laundry stroller. Hanya saja, karena laundry-nya kecil, Rufinda merasa belum memungkinkan untuk bisa menerima laundry stroller. Tapi, kelak harapannya ia ingin buka cabang lagi, laundry yang lebih besar lagi dengan keahlian karyawan yang lebih banyak lagi. “Ke depannya saya mau ikut pelatihan-pelatihan lainnya, belajar lagi yang banyak, supaya laundry saya nggak kalah sama laundry-laundry sekitar.”

Perempuan harus bisa punya banyak peran

Melihat usahanya membangun laundry sambil mengurus anak dan keluarga di rumah, Ibu Rufinda pun berpesan kepada perempuan-perempuan lain di luar sana. “Perempuan jangan diam aja di rumah. Jangan cuma masak dan beres-beres rumah aja, supaya otak nggak mandek, berbuatlah sesuatu. Jadi ibu rumah tangga bisa tetap punya bisnis, supaya otak kita senantiasa berkembang. karena kita juga nggak tahu masa depan kita gimana kalau kita nggak persiapan untuk bisa mandiri dan nggak bergantung sama orang lain.

Artikel Terkait

10 Manfaat Penting Menerapkan SOP Laundry yang Tepat

Standar Operasional Prosedur atau SOP di bisnis laundry adalah pedoman atau panduan mengatur kegiatan operasional laundry agar berjalan dengan lancar. SOP laundry berisi mengenai cara-cara melakukan pekerjaan dan rangkaian instruksi untuk karyawan laundry mulai dari penerimaan cucian, proses pencucian, hingga penyerahan cucian kembali ke konsumen dan peraturan lainnya yang mengatur keseluruhan proses kerja di laundry. […]

Baca Selengkapnya
Jangan Hanya Cuci Sepatu, Tambah 4 Layanan Reparasi Sepatu Ini Supaya Laundry Makin Untung!

Anda sudah punya layanan cuci sepatu di laundry Anda? Kembangkan lagi, yuk dengan inovasi lainnya, yaitu reparasi sepatu. Jadi, sepatu pelanggan tidak hanya bisa bersih dan wangi dicuci di laundry Anda, tapi juga bisa direparasi sesuai keinginan konsumen.   Apa saja layanan yang perlu ada di reparasi sepatu? Untuk menyediakan layanan reparasi sepatu, Anda harus […]

Baca Selengkapnya
Standard Operating Procecedure (SOP) Laundry Hotel Yang Benar

SOP Laundry Hotel SOP laundry hotel merupakan Standar Operasional Prosedur laundry hotel yang harus ada di sebuah hotel karena berhubungan erat dengan arti memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh tamu hotel yang datang, SOP laundry hotel adalah petunjuk langkah demi langkah yang telah dirumuskan oleh perusahaan untuk membantu kegiatan rutin, seperti laundry. SOP laundry dalam […]

Baca Selengkapnya
8 Cara Menghilangkan Noda Tepung Basah di Baju Pelanggan Laundry

Cara menghilangkan noda tepung basah yang mengering dan mengerak tidak bisa dicuci dengan cara biasa. Anda perlu penanganan khusus untuk menghilangkannya. Jelang Lebaran begini, pasti banyak yang bikin kue Lebaran, mulai dari kastengel, nastar, dan aneka kue kering lainnya. Baik yang memang untuk dikonsumsi keluarga sendiri, maupun untuk dijual ke tetangga dan teman-teman. Sudah tentu […]

Baca Selengkapnya

Kisah Rufinda, Mantan Karyawan Laundry yang Jadi Pengusaha Laundry

Cukup sediakan waktu: 4 min
0